Waspadai Bahaya di Balik Celana Bayi Baru

  • Whatsapp

waspadai-bahaya-di-balik-celana-bayi-baru

Saking antusiasnya memiliki pakaian baru untuk si kecil, sebagian orang tua tidak sabar untuk langsung menggunakannya, tanpa mencuci terlebih dahulu. Beberapa hasil penelitian menunjukkan kebiasaan tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Apalagi kulit bayi yang diketahui lebih sensitif dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Sebagai orang tua, Anda perlu waspada akan bahaya yang tak terduga dari pakaian baru yang akan dipakai sebelum dicuci.

Read More

Tak hanya baju baru, celana bayi yang baru dibeli juga perlu dicuci terlebih dahulu sebelum dipakaikan kepada si kecil. Baju dan celana yang baru beli dan dipakai tanpa dicuci terlebih dahulu mempunyai resiko lebih tinggi menyebarkan bakteri dan kuman yang berasal dari lingkungan toko yang Anda beli. Ya, seperti yang diketahui, baju-baju yang dijual di pertokoan tentu sudah beberapa kali dicoba atau dipegang oleh orang lain.

Selain kuman dan bakteri, Anda juga harus waspada akan bahaya pewarna dan bahan kimia yang digunakan pada proses produksi pakaian, jenis pengawet yang digunakan pada beberapa produsen baju untuk mencegah tumbuh jamur dalam kemasan dapat menyebabkan ruam dan iritasi pada kulit.

Proses pencucian baju dan celana yang baru dibeli harus dilakukan dengan benar, agar baju siap dipakai dalam keadaan bersih, bebas dari kuman dan bakteri atau setidaknya mengurangi resiko yang berbahaya untuk kulit si kecil. Kebanyakan orang beranggapan bahwa cara mencuci pakaian bayi yang benar sama seperti mencuci pakaian dewasa. Hal ini adalah sesuatu yang keliru, sebagai solusi untuk mengatasi bahaya dari pakaian bayi yang baru dibeli berikut cara mudah mencuci pakaian bayi dengan benar.

Pisahkan Pakaian Berdasarkan Jenis Bahan atau Warnanya

Selain memperhatikan kesehatan si kecil, Anda juga perlu memperhatikan cara perawatan pakaian bayi yang baru Anda beli. Memisahkan pakaian baru bertujuan untuk meminimalisir kerusakan atau kelunturan atau warna pudar dari pakaian bayi yang baru Anda beli. Pakaian yang berbahan tipis hanya perlu direndam, dengan sedikit kucekan tanpa perlu menggunakan mesin cuci. Pakaian warna putih sebaiknya dipisahkan dari pakaian yang berwarna mencolok untuk mencegah kelunturan atau warna pudar.

Pilih Deterjen yang Tepat

Untuk menghindari alergi atau iritasi kulit, pilihlah detergen yang tidak mengandung zat kimia. Gunakan deterjen yang mengandung bahan-bahan alami. Untuk takaran penggunaan deterjen, silahkan ikuti petunjuk yang ada pada kemasan deterjen. Ada baiknya, sabun cuci dilarutkan terlebih dahulu dengan air supaya deterjen merata saat proses perendaman.

Jangan Lupa Dibilas

Baik mencuci menggunakan mesin cuci maupun manual dengan menggunakan tangan, proses membilas saat mencuci pakaian baru harus dilakukan dengan benar supaya tidak menimbulkan bau apek setelah kering. Air yang cukup sangat perlu dalam proses ini, jangan sampai kekurangan air. Proses bilas pada pencucian manual menggunakan tangan dapat dilakukan dengan menyiapkan dua ember berisi air bersih untuk hasil yang maksimal lakukan beberapa kali pencelupan hingga tak ada busa yang tertinggal di pakaian.

Proses pembilasan saat mencuci terdengar terlalu melelahkan. Untuk itu pelembut sekali bilas dapat dimanfaatkan disini, sehingga Anda hanya perlu membilas pakaian sekali kemudian rendam dengan pelembut sekali bilas yang sudah dilarutkan bersama air.

Inilah solusi untuk mengatasi bahaya tak terduga yang terdapat pada baju dan celana bayi yang baru Anda beli. Tidak perlu bingung, label perawatan pakaian yang tertera di pakaian bayi dapat membantu Anda dalam proses pencucian. Sehingga, pakaian baru si kecil siap dipakai dengan aman dan nyaman. Berbagai macam produk pembersih atau deterjen pakaian bayi yang sesuai untuk pakaian bayi Anda dapat dibeli di blibli.com.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *